[DIY] mengukur aki

aki

Terinspirasi dari tulisan pak RT disini,membuat saya membongkar file2 lama dan mencari tentang cara mengukur aki (accumulator) dalam harddisk saya😀,akhirnya ketemu yesssssss😀

mengukur aki disini bukan hanya tegangannya saja namun juga kondisi dari aki itu sendiri,meskipun parameternya cuma tegangan

seperti kita ketahui bahwa aki selain memiliki tegangan(volt),juga memiliki kapasitas yg direpresentasikan dalam satuan AH atau Ampere per Hour atau ampere per jam yg artinya aki tersebut mampu mensupplay arus yg tertera pada aki dalam 1 jam dan pada jam berikutnya kemampuannya akan menurun sampai batas minimal,contoh aki dg spek 12V 5 AH ,maka aki tersebut mampu mencatu tegangan sebesar 12 volt dan arus sebesar 5 ampere selama 1 jam  ,meskipun pada prakteknya angka tersebut tidak selalu sama dg teori karena ada hal2 yg belum diperhitungkan

nah bagaimana caranya agar kita mengetahui apakah aki kita masih layak pakai? ok lets start the tutorial ,alat yg perlu kita persiapkan hanya 1 yakni AVO METER,kalo bisa yg digital dan memiliki fitur HOLD agar pembacaan dari tegangan aki dapat kita kita lihat dg jelas karena angka yg tertera pada lcd avometer dapat kita freeze

bukan promosi lho

ok setelah kita siapkan alat ukurnya ,mari kita mulai  mengukur aki,caranya adalah :

  1. set pembacaan avometer pada dcv 20v
  2. pastikan skun aki bersih & menempel dg baik
  3. pastikan kontak motor / mobil anda pada posisi OFF
  4. hubungkan avo pada kutub2 aki dan jangan sampai terbalik
  5. baca dan catat tegangan yg terukur pada aki sebelum kontak dinyalakan
  6. putar kunci kontak pada posisi ON ,baca dan tulis kembali nilai pada avometer
  7. nyalakan motor/mobil anda dg double starter ,baca dan tulis nilai yg tertera pada avo

setelah data2 terkumpul coba bandingkan data2 yg anda miliki dg tabel di bawah ini :

tabel battery

klik to zoom

foto2 pengecekan aki kering  (MF) pada vario 125 saya:

kondisi tanpa beban,kunci kontak ON dan saat di starter

nah jika mengetahui kondisi aki anda maka anda dapat memiliki gambaran apakah kondisi aki dalam kondisi baik atau tidak dan apakah memang sudah saatnya menggantinya dg yg baru

semoga berguna dan salam DIY

maaf jika referensinya hanya buku catatan lawas saat masih di beres dulu:mrgreen:

About ekomoker

orang yg menyukai otomotif dan teknologi
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

41 Responses to [DIY] mengukur aki

    • ekomoker says:

      monggo pak erte , itu bukan promosi lho lha aku ga oleh duit soko sing nggawe avo jeeeeeeeee😀

      • 4nd1 says:

        Siji maneh, Pak Dhe.

        Kekuatan aki untuk mengalirkan arus yang besar dalam waktu singkat, biasa disebut CCA (Cold Cranking Ampere). Gunanya saat starter.
        Nah, untuk mengukur CCA ini ada alatnya sendiri, di toko Shop ‘n Drive pasti punya, tapi, sebagai pengguna, bisa menggunakan metoda yang diajarkan oleh mekanik SnD juga.

        Saat melakukan starter, drop tegangan aki tidak boleh kurang atau sama dengan 9V.
        Jika drop tegangan kurang atau sama dengan 9V, aki sudah waktunya diperhatikan/diganti.

  1. whitesmilee says:

    landing dimari ya bro… nice artikel

  2. ipanase says:

    avone larang kui😦

  3. Yoshi says:

    mantab DIY nya . . .

  4. eiscell says:

    tak tunggu trik reparasi aki saja ada gak om? … oiya screenshot sinyal lampu utama pada bebeknya mana?

  5. Erit07 says:

    Ngono toh carane…

  6. kenthoet says:

    mantappp om eko😀 lengkap ono tabel’e pisan😀

  7. dos_q says:

    bedanya aki litium ama yg mf apa mas?

    • ekomoker says:

      kalo lithium pake gel mas elektrolitnya,cuma kalo menghandel aki ini harus extra hati2,kalo sampai titik panasnya melebihi spesifikasi (baik itu karena ruangan atau charging) bisa meledak akinya,kalo hal2 tsb bisa diatasi maka aki lithium bakal lebih jossssssss karena sifat pembentukan kerak resistif pada kutub2nya sangat minim ,jadi lebih awet

  8. kasamago says:

    joss infonya om, lbh simple.

  9. rusmanjay says:

    avo meter ku masih analog susah bacanya:mrgreen:

  10. paedhimas says:

    sangat berguna,mas..sayang AVO ne durung duwe…? :mrgreen:

  11. paedhimas says:

    tabelnya tak save,mas eko… 🙂

  12. touringrider says:

    tak coba ah.. mumpung onok avo-meter…

    pak kalau sy ingin ganti dengan ampere besar kira2 butuh ganti/upgrade kiprok gak??

  13. nasran says:

    terima kasi atas infonya bang,,,

  14. adra kanabra says:

    kang mau tanya soal voltage dan ampere. sy pnya lampu emergency yang batrainya udah soak (batrai kotak). ukuran batrainya 4V/2AH. terus saya mau ganti dengan batrai yang berukuran 3,7V/4AH. kira2 pengaruh negatif dan positifnya seperti apa kang kalau sy ganti dngan batrai seperti itu???

    nuwun kang atas jawabane

    • ekomoker says:

      Batre 3,7V berarti pake lithium based? Kalo pake batre lithium masalahnya nanti ada pada sistem chargingnya, batre lithium bisa meledak kalo over charging,sedang yg saya tahu rata2 lampu emergency pake SLA (sealed lead acid / batre mf) ,rating charging dan metode charging ke2 btre ini beda jauhhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s